Marak Tawaran Freelance Bodong via WhatsApp, Diduga Dipicu Kebocoran Data
27 Okt 2026
Tawaran pekerjaan paruh waktu atau freelance yang masuk lewat pesan WhatsApp belakangan makin ramai berseliweran. Sayangnya, mayoritas pesan semacam itu ternyata merupakan modus penipuan yang menyasar orang-orang yang tengah mencari penghasilan tambahan.
Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menilai maraknya penipuan ini tidak lepas dari kebocoran data kependudukan. Data yang bocor dimanfaatkan pelaku untuk menjaring korban lewat nomor telepon sekaligus membuat identitas palsu yang memudahkan mereka membuka rekening untuk menampung hasil kejahatan.
Modus yang kini paling sering muncul adalah tawaran lowongan kerja freelance dengan iming-iming tugas mudah seperti like dan subscribe. Korban awalnya diberi keuntungan kecil supaya percaya, lalu diarahkan menyetor sejumlah uang dengan janji imbal hasil besar yang pada akhirnya tidak bisa ditarik kembali.
Agar tidak terjebak, kenali dulu ciri-ciri percayacuan.com/cara-mengenali-penipuan-lowongan-kerja-online-minta-data-pribadi-uang/">penipuan lowongan kerja online yang meminta data pribadi dan uang, lalu terapkan langkah mengamankan data pribadi saat berbelanja di marketplace. Jangan mudah tergiur imbalan instan dan selalu cek kredibilitas pihak yang menawarkan pekerjaan.
Sumber: detik.com