Hot News

Waspada Penipuan Digital: Ini Modus yang Perlu Kamu Kenali dan Cara Menghindarinya

14 Okt 2026 · Sumber: Kompas.com

Modus penipuan digital kian beragam dan canggih, seiring makin meluasnya aktivitas masyarakat di ranah daring. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi dan melakukan transaksi keuangan. Sebab, penipuan kini tidak lagi sekadar dilakukan dengan menyamar sebagai pihak atau institusi tertentu, tapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca juga: percayacuan.com/interpol-kejahatan-siber-industri-terorganisasi/">INTERPOL Ungkap Kejahatan Siber Kini Jadi Industri Terorganisasi, Ini yang Perlu Diwaspadai

Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

Beberapa modus yang kerap muncul antara lain:

  • Impersonation — penyamaran sebagai pihak atau institusi yang dipercaya masyarakat.
  • Phishing — mengarahkan korban mengeklik tautan palsu yang menyerupai situs resmi.
  • Social engineering — manipulasi psikologis agar korban menuruti permintaan pelaku.
  • Fake SMS masking — pesan singkat palsu yang dibuat seolah berasal dari institusi resmi.
  • Pengambilalihan akun — pelaku mengambil alih akun korban untuk tujuan tertentu.
  • Penawaran investasi ilegal — iming-iming keuntungan besar yang tidak masuk akal.
  • Pemalsuan bukti transfer — memanfaatkan AI untuk membuat bukti transfer palsu.

Modus Mengatasnamakan Petugas Pajak

Salah satu modus yang juga perlu diwaspadai adalah penipuan yang mengatasnamakan petugas pajak. Pelaku biasanya menggunakan alasan seperti kewajiban pajak, pengembalian dana, pemutakhiran data, atau administrasi perpajakan. Setelah itu, korban diarahkan untuk memberikan data pribadi dan perbankan, atau melakukan transaksi tertentu.

Lindungi Diri dengan Langkah Sederhana

Ada beberapa langkah yang bisa kamu terapkan untuk menghindari penipuan digital:

  • Jangan mudah percaya hanya karena informasi terlihat meyakinkan atau pihak yang menghubungi mengaku dari institusi resmi.
  • Verifikasi melalui kanal resmi sebelum memberikan data, mengikuti instruksi, atau melakukan transaksi.
  • Jangan bagikan data rahasia seperti kode OTP, PIN, password, dan data rekening kepada siapa pun.
  • Waspada tautan mencurigakan dan jangan mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.
  • Pastikan legalitas setiap tawaran investasi atau transaksi keuangan yang kamu terima.

Dampak Penipuan Tidak Main-main

Penipuan digital membawa dampak finansial yang besar bagi korbannya. OJK mencatat telah memblokir dana korban penipuan senilai Rp811,1 miliar, dengan Rp207,16 miliar di antaranya berhasil dikembalikan. Angka ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan penipuan digital sekaligus pentingnya kewaspadaan sejak dini.

Di era digital, kehati-hatian adalah bentuk perlindungan terbaik. Semakin kamu memahami modus yang beredar, semakin kecil peluangmu untuk menjadi korban.

Sumber: Kompas.com

Jaringan Percaya Cuan:Percaya Cuan — Literasi Digital & AIPercaya Cuan — Edukasi KeuanganPercaya Cuan — Link Resmi